Pengalaman Mencairkan Uang via Western Union di Bank Danamon

Pengalaman Mencairkan Uang via Western Union di Bank Danamon

Western Union Bank Danamon

Ini pertama kalinya aku coba ambil uang di Western Union. Sebelumnya memang belum pernah sih. Ini nyoba pun karena mau ambil AdSense. Berhubung akunku akun legend, alias akun lama ehehe jadi masih menggunakan mata uang Dollar / USD dan pemilihan penarikan uang cuman tersedia Western Union, Check, dan Wire Transfer.

Enak banget ya yang baru punya akun AdSense huhu… Pembayarannya bisa langsung transfer ke Bank Lokal tanpa potongan biaya sedikitpun. Lah yang akun lama ini loh, yang bikinnya sebelum tahun 2016, musti mondar-mandir ke Western Union untuk ambil duitnya.

Karena nih, kalau menggunakan Wire Transfer ke Bank Lokal, banyak potongannya. Mulai dari $5 hingga $30! Tergantung korespondensi banknya. Waduh, banyak amat –“

Makanya aku coba ambil di Western Union aja.

Namun, ternyata susah-susah gampang sih ambilnya. Betapa tidak, karena saat ini aku berada di Kota Surabaya. Sedangkan eKTP-ku domisili Kota Batu. Buatku akan sangat kesusahan untuk ambil uang di Western Union karena domisili pada eKTP berbeda dari lokasi pengambilan.

Mencoba ke Western Union Kantor POS

Salah satu yang bekerja sama dengan Western Union adalah Kantor POS. Iya, kita bisa menggunakan layanan Western Union di sana. Jadi ketika jam istirahat kerja, aku langsung pesan Grab, mencari Kantor POS terdekat yang support untuk layanan Western Union.

Sesampai di sana? Nihil. Karena eKTP bukan domisili Surabaya, maka aku harus menunjukkan dokumen identitas lain. Apakah itu? Gampang sih, SIM doang.

Ya, sebagian orang akan mudah menunjukkan eKTP dan SIM sekaligus. Kelar. Aku? Aku belom punya SIM! Karena memang belom bisa ngendarain motor ehehe. Jadi ya… Susah. Dan petugas di sana ngotot harus KTP (Gak ngasih tau tentang dokumen alternatif lain yang bisa digunakan).

Akhirnya pulang dengan tangan kosong. Segitu ribetnya ya ambil duit sendiri.

Akhirnya aku coba contact POS Indonesia via Twitter, menanyakan apakah bisa menggunakan alternatif lainnya, sebagai pengganti SIM jika belum punya. Namun katanya, bisa menggunakan KK (Kartu Keluarga) namun harus yang asli.

Waduh, KK mah di kampung halaman. Untuk ambil duit doang harus minjem KK minta dikirim dari rumah. Huhu… Ribetnya.

Beberapa hari berikutnya, pas nongkrong di McD nih, bahas ini ama temen-temen. Kemudian diskusi soal kartu identitas. Mungkin, kartu identitas tambahan cuman diperlukan untuk verifikasi saja apakah alamatnya yang tertera di info pembayaran dan eKTP beneran sama dan bukan fiktif.

“Loh, kamu kan ada Kartu BPJS? Bukannya juga ada namamu dan alamat rumahnya di situ? Harusnya kan bisa”

Iya juga ya. BPJS ku nama lengkap dan alamat rumah juga sama persis kok seperti yang di eKTP ataupun alamat penerima uang di Western Unionnya. Harusnya sih bisa.

Akhirnya besoknya aku coba datang lagi deh ke Western Union namun gak di Kantor POS ya, tapi ke Bank. Aku yakin di Bank pelayananya akan lebih baik daripada di Kantor POS yang petugasnya rada acuh-tak-acuh gitu aja. Ya, mungkin karena mereka lagi sibuk.

Sebelum berangkat ke Bank, aku coba tanya lagi ke POS Indonesia jika diganti kartu BPJS bisa apa tidak. Mengingat di kartu BPJS juga ada nama lengkap dan alamat rumah yang sama seperti eKTP. Namun katanya tetep gak bisa ternyata.

Yaudah gak pake lama mending langsung ke Bank aja. Karena gak jauh dari lokasi kantor juga ada Bank Danamon dan seingetku ada logo Western Union juga di situ.

Mencairkan Uang Western Union di Bank Danamon

Jam istirahat kerja. Aku segera pesan Grab dan meluncur ke Bank Danamon yang gak jauh amat dari kantorku. Di mana ada logo Western Union juga. Jam istirahat 1 jam aku rasa gak cukup nih. Ehe, ngelewatin daerah macet, dan belom nanti bakal antri di Bank-nya.

Setelah sampai, disambut dengan ramah oleh bapak Security di situ. Dengan senyum mengembang, aku bilang jika ingin mengambil uang di Western Union. Kemudian si Bapak Security mengantarku dan menunjukkan lembaran formulir Western Union yang harus diisi dulu.

Tuh kan, kalau di Bank pelayananya sudah pasti baik. Ehehe… Seneng kan jadinya.

Dengan bermodalkan eKTP, Kartu BPJS, dan selembar fotokopian KK, nekat ke sana. Soalnya aku belom tau prosedur untuk ambil uang via Western Union di Bank seperti apa. Sekalian nanya-nanya di sana.

Disambut ramah oleh mbak-mbak Tellernya. Langsung aku uangkapkan maksud kedatanganku ke sana. Ingin mengambil uang di Western Union. Kemudian ditanyai eKTP ku. Aku berikan.

Karena beda domisili, diminta identitas lain. Aku bilang saja sejujurnya.
“Mbak, aku gak punya SIM. Soalnya belom bisa nyetir motor. Tadi aja naik Grab”

Kemudian mbaknya nanya identitas lain ada lagi nggak? Aku coba buka dompet dan cari-cari. Ya, cuman ada kartu BPJS. Sama selembar fotokopian KK yang aku pegang dari tadi.

“Mbak, cumana da ini Kartu BPJS dan selembar fotokopian KK nih mbak”

Akhirnya dicekin. Untuk verifikasi lanjut, akhirnya eKTP-ku dipinjam untuk dicek data-datanya. Meskipun sebenernya Kartu BPJS di situ tadi gak ada gunanya ehehe. Tapi masih diusahain loh ama mereka. Pelayanannya mantab lah.

Setelah data-dataku di eKTP dicek, cuman konfirmasi nama Ibu dan nama Ayah. Sudah.
Akhirnya diprosesin tuh. Harusnya bawa fotokopian eKTP juga ya, meskipun aku sudah bawa, namun difotokopiin ulang di sana karena mungkin fotokopianku gak terlalu jelas hehe.

Mbaknya juga nanya “Ini yang pasang iklan di Google itu ya?”

“Iya mbak. Hehe”

“Oh, iya. Banyak kok yang sering ambil di sini tiap bulannya. Cuman akhirnya buka rekening Danamon biar gak ribet bawa cashnya”

“Aku next aja mbak bikin rekeningnya. Ini pertama nyoba dulu :D”

Setelah itu dibantu prosesnya. Diminta nunggu dulu. Aku duduk ke tempat duduk yang disediakan.

Setelah nunggu, tinggal tandatangan saja di atas materai. Dan kita gak dibebani biaya materai loh! Biaya materai sudah ditanggung oleh Bank. Manteb! Oh iya, di formulir kan harus ditulis jumlah perkiraan uang. Jadi dikonversi ke rupiah dulu. Cuman aku tulis nominal dollarnya di sana. Biar dibantu cek kusrnya sama mbaknya.

Dan bener, kurs yang dicek mbaknya lebih tinggi ketimbang cek sendiri wkwkwk. Kalo aku cek sendiri rugi 100ribuan tadi.

Akhirnya uang cash diserahkan. Wah, gampang banget ternyata dan pelayanan di Bank memang lebih baik untuk ngambil uang Western Union. Akan lebih mudah lagi kalau kalian itu punya rekening/jadi nasabah di bank tersebut (tempat ngambil uangnya). Jadi bisa langsung masuk rekening sekalian (setor tunai) jadi gak ribet untuk bawa uang cash apalagi kan nominalnya gak dibulatkan. Jadi misal ada 6400 rupiahnya ya kita tetep dapet nominal recehannya utuh hehe.

Setelah itu, jangan lupa berterima kasih kepada mbak Tellernya yang sudah ngebantu proses pencairan Western Unionnya dengan pelayanan yang sangat baik πŸ™‚

Langsung aku pesan Grab pulang. Dan keluarnya, jangan lupa berterima kasih sama bapak Securitynya juga karena sudah ngebantu nunjukin ngisi formulir dulu. Indahnya hidup bila dengan senyuman πŸ™‚

Udah deh. Tadinya mau dikirimin KK dari rumah akhirnya gak jadi. Ternyata prosesnya mudah dan lancar. Next kayaknya aku perlu buka rekening baru khusus untuk pencairan Western Union deh. Agak ribet juga kalau bawa cashnya ahaha.

Kesimpulan

Mengambil uang di Western Union sangat mudah dan cepat. Banyak Blogger bilang sebaiknya ambil di Kantor POS saja. Iya, Lebih mudah ambil di Kantor POS asal domisili yang sama dengan eKTP kalian. Namun kalau diluar domisili, agak ribet dan mungkin ya gitu agak terabaikan aps dateng ehe.

Aku sih lebih prefer ke Bank saja karena kalau ke Bank sudah jelas pelayannya akan baik. Gak harus Bank Danamon sih, tinggal cek aja di Kota Kalian Bank apa saja yang support untuk layanan Western Union.

Syarat pengambilan uang di Western Union (domisili sesuai eKTP)

  • Pastikan membawa / tahu nomor MCTN-nya, Nama pengirim, Kota pengirim, dan jumlah yang dikirimkan.
  • Cukup bawa eKTP asli, dan fotokopiannya 2 lembar

Syarat pengambilan uang di Western Union (domisili beda dari eKTP / Luar Kota)

  • Pastikan membawa / tahu nomor MCTN-nya, Nama pengirim, Kota pengirim, dan jumlah yang dikirimkan.
  • Bawa eKTP asli, dan fotokopiannya 2 lembar
  • Dokumen pendukung lain, seperti SIM, KK asli, Kartu NPWP, Kartu BPJS (pilih slah satu) serta fotokopiannya 2 lembar

Dan yang paling penting, harus datang sendiri. Tidak bisa diwakilkan!

Nah itu tadi pengalaman mencairkan uang di Western Union yang beda kota dengan eKTP. Mungkin jika akun AdSense kalian akun baru, enak itu. Sudah bisa transfer langsung ke rekening lokal tanpa kena biaya lagi.

Summary
Pengalaman Mencairkan Uang via Western Union di Bank Danamon
Article Name
Pengalaman Mencairkan Uang via Western Union di Bank Danamon
Description
Mencairkan uang AdSense via Western Union di Bank Danamon ternyata cukup mudah. Tidak sesulit yang dibayangkan dan prosesnya pun cepat.
Author
Publisher Name
Eirudo
Publisher Logo
Caci Maki Kalian